Tugas MK Mesin Listrik 2
1. Sebuah generator 3 fase hubungan bintang 800 kVA/11 kV.
Detahui reaktansi sinkron sebesar 30 ohm/fase dan tahanan jangkar sebesar 2,5
ohm. Berapakah besarnya regulasi tegangan pada beban 600 kW, (beban kapasitif
dengan cos phi = 0,8 )
2. Sebuah genarator 6,6 kV/6 MVA, berkutub 2, frekuensi 60
Hz, hubungan bintang. Pada arus penguat magnet 100 A, tegangan tanpa beban
adalah 8 kV. Pada kecepatan dan arus penguat magnet yang sama, arus hubung
singkatnya adalah 700 A. Pada beban penuh, penurunan tegangan pada tahanan
sebesar 4 %. Tentukan regulasi tegangan beban penuh pada cos phi 0,8 induktif!
3. Suatu generator tiga fase memerlukan arus penguat magnet
sebesar 3 A untuk menghasilkan arus hubung singkat sebesar 60 A. PAda arus
penguat yang sama diperoleh tegangan beban nol sebesar 270 V. Jika tahanan
jangkar sebesar 0,793 ohm, tahanan
amperemeter dan penghubung yang dipergunakan untuk hubung singkat adalah 0,008
ohm. Tentukan persentase regulasinya jika tegangan jepit dalam keadaan beban
penuh adalah 1100 V pada cos phi leading.
4. Sebuah alternator 3 fase 11,3 kV terhubung bintang
menyuplai beban 12 MW per fase pada faktor daya tertinggal 0,85. Jika diketahui
resistansi armatur dan reaktansi sikron per fase adalah 0,11 ohm dan 0,75 ohm,
Hitunglah GGL yang dibangkitkan oleh generator tersebut!
5. Diketahu data sebuah generator:
Daya = 80 kVA
Tegangan jepit = 230 V
Frekuensi = 50 Hz
Hambatan armatur = 0,02 ohm
Reaktansi bocor = 0,06 ohm.
Hitungkah tegangan yang diinduksikan pada armatur, jika
alternator memberikan arus beban penuh pada faktor daya:
a. satu
b. 0,7 lagging
c. 0,7 leading
d. Gambarkan vektor masing-masing jawaban a,b dan c
1. Apa yang dimaksud dengan
derajat listrik pada generator sinkron?
2. Jika sebuah generator
mempunyai 2 kutub, 180 derajat listrik sama dengan………..
3. Pada lilitan stator dikenal
dua langkah alur (YG), sebutkan dan jelaskan!
4. Terdapat 2 tipe lilitan
generator, yaitu tipe Barel yang tediri dari lilitan gelombang dan lilitan
gelung dan Tipe lilitan spiral. Gambarkan bentuk lilitan-lilitan tersebut.
5. Sebuah generator 1 fase dengan
jumlah kutub 4, alur per kutub 6, langkah penuh, kumparan 1/2 penuh,
bergeseran. Jika lilitannya akan dibuat, maka hal-hal berikut harus diketahu,
yaitu:
- Jumlah alur per kutub per fase
(q) = 6
- Jumlah kutub (P) = 4
- Jumlah alur (G) = Pxq = 4×6 =
24
Langkah alur (langkah penuh), YG
= G/P = 24/4 = 6 alur
Alur yang dililit adalah 2/3
bagian = 2/3 x 24 = 16 alur
Alur yang dililit tiap kutub =
16/4 = 4 alur
Berdasarkan data-data di atas,
a. Buatlah tabel lilitannya
b. Gambarkan lilitannya
6. Berdasarkan soal no.5 di atas,
buatlah tabel dan gambar lilitan sebuah generator 1 fase 6 kutub, alur/kutub 8,
langkah penuh, kumparan 1/2 penuh, bergeseran.
7. Pada generator 3
fase,kumparan-kumparan fase antara satu dengan yang lain masing-masing berjarak
120 derajat listrik. Artinya ujung-ujung kumparan fase I, II dan III
masing-masing juga berjarak 120 derajat listrik. Jika sebuah generator tiga fase mempunyai 4
kutub, dengan kumparan penuh dan langkah penuh dengan jumlah alur/kutub/fase =
6, buatlah gambar lilitannya!
8. Sebuah generator 4 kutub
dililit dengan lilitan gelombang dengan jumlah seluruh slot = 12. Dengan
demikian jumlah slot per kutub adalah 4 (12/4). Dengan data tersebut dapat
diketahui jumlah slot per kutub/fase dengan persamaan:
Jumlah slot (S)
Jumlah slot/kutub/fase (q) =
——————————————————–
Jumlah fase (m) x Jumlah kutub
(P)
atau,
q = S/m.P
= 12/3.4 = 1 Berdasarkan data di
atas, buatlah gambar lilitannya
1. Sebutkan jenis-jenis beban
listrik!
2. Jelaskan karakteristik
beban-beban listrik tersebut!
3. Apa perbedaan antara generator
beban nol dan generator berbeban! jelaskan secara lengkap!
4. Mengapa jika generator
dibebani dengan beban resitif, GGL armatur mengalami cacat (tidak sinus murni),
dan bagaimana cara mengatasinya!
5. Jelaskan perbedaan beban
induktif dan beban kapasitif pada generator!
6. Apa yang dimaksud dengan
magnetisasi?, apa penyebabnya, apa pengaruhnya pada GGL generator?
7. Apa yang dimaksud dengan
demagnetisasi?, apa penyebabnya, apa pengaruhnya pada GGL generator?
8. Jelaskan sifat generator pada
faktor daya menengah tertinggal dan pada faktor daya menengah mendahului!
9. Jelaskan istilah-istilah
berikut ini:
a. Tahanan armatur
b. Reaktansi pemaknit
c. Reaktansi bocor
d. Reaktansi sinkron
Tidak ada komentar:
Posting Komentar